SISWA SMK DINAMIKA PEMBANGUNAN 1 JAKARTA LULUS EXAM TRAINING CYBERSECURITY DI INFRADIGITAL FOUNDATION DAN MENDAPATKAN SERTIFIKAT INTERNASIONAL LINUX+ COMPTIA

SISWA SMK DINAMIKA PEMBANGUNAN 1 JAKARTA LULUS EXAM TRAINING CYBERSECURITY DI INFRADIGITAL FOUNDATION DAN MENDAPATKAN SERTIFIKAT INTERNASIONAL LINUX+ COMPTIA

Sebelum kita bahas tentang siswa yang lulus exam training dan mendapatkan sertifikat internasional, mari kita bahas sebenarnya apa itu Cybersecurity?

Cyber Security adalah keamanan informasi yang diaplikasikan kepada komputer dan jaringannya. Keamanan komputer bertujuan membantu pengguna agar dapat mencegah penipuan atau mendeteksi adanya usaha penipuan di sebuah sistem yang berbasis informasi. Tanpa Cyber Security keamanan kita pasti akan dengan mudah di akses oleh orang lain , oleh karena itu, untuk mengamankan informasi yang kita miliki kita harus menerapkan Cyber Security Tersebut.

Manfaat dari cyber security yaitu untuk menjaga dan mencegah penyalahgunaan akses maupun pemanfaatan data dalam sistem Teknologi Informasi dari seseorang yang tidak memiliki hak untuk mengakses maupun memanfaatkan data dalam sistem tersebut.

Dilansir dari TechTarget, beberapa ancaman cybersecurity adalah:

  1. Malware

Jenis ancaman pertama adalah malware.

Biasanya, ancaman ini berbentuk software berbahaya yang bisa membahayakan pengguna komputer.

Malware bisa membahayakan komputer dan penggunanya melalui penyebaran virus komputer, spywareworms, dan masih banyak lagi.

  1. Ransomware

Ancaman cybersecurity selanjutnya adalah ransomware.

Ransomware ini juga salah satu bentuk software berbahaya, namun lebih ekstrim daripada menyebarkan virus saja.

Biasanya, terdapat hacker yang akan memblokir aksesmu untuk membuka komputer atau dokumen penting.

Satu-satunya cara agar kamu dapat kembali mengakses komputer adalah dengan membayarkan sejumlah tebusan yang diminta.

Meskipun begitu, membayarkan sejumlah uang tersebut juga tidak memastikan bahwa file atau sistem komputer yang sempat diambil alih tersebut dapat kembali normal.

  1. Social engineering

Dilansir dari Imperva, social engineering adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan serangan yang didasarkan oleh interaksi manusia.

Singkatnya, social engineering memanipulasi pengguna untuk memberikan informasi sensitif seperti password, jawaban untuk pertanyaan keamanan, dan lainnya.

Biasanya, jenis ancaman ini memanfaatkan rasa ingin tahu manusia dan memancingnya untuk melakukan hal-hal yang mungkin terasa biasa saja, tetapi sebenarnya membahayakan.

  1. Phishing

Ancaman cybersecurity yang terakhir adalah phishingPhishing merupakan bentuk penipuan yang biasanya hadir melalui email.

Penipu akan mengirimkan email menggunakan alamat yang mirip dengan sumber terpercaya.

Meskipun begitu, terdapat satu atau dua huruf berbeda yang biasanya tidak terlihat secara kasat mata.

Penipuan ini bertujuan untuk mencuri data sensitif seperti nomor keamanan kartu kredit (CVC), password, dan informasi penting lainnya.

Jadi, jika mendapatkan email yang mewajibkan kamu untuk memasukkan data sensitif, selalu pastikan kembali kredibilitas pengirim email tersebut.

Siswa SMK Dinamika pembangunan 1 Jakarta ada 3 siswa yang telah mengikuti training CYBER SECURITY SUB BATCH 1/2022. Sebelumnya, siswa yang mengikuti seleksi untuk mengikuti training ada 30 siswa. Hingga terpilih 4 siswa lulus seleksi dan mengikuti training cybersecurity selama 4 pekan yaitu Azhar dari kelas XII TKJ 4, Anom dari kelas XII TKJ 4, Raja Nazwa dari kelas XII TKJ 4, dan Febri dari kelas XII TKJ 2.  Setelah dilakukan exam 1, exam 2, sampai final exam, dari 4 siswa hanya 3 siswa tersebut yang lulus dan mendapatkan sertifikat internasional linux+ dari ComTia yaitu Raja, Fberi, dan Anom. Dan dari 3 siswa, ada 2 diantaranya masuk dalam kategori skor tinggi yang lulus dalam exam dan diunggah di Instagram infradigital foundation. Kedua siswa tersebut Bernama Febri Pratama dari kelas XII TKJ 2 dan Raja Nazwa Anugerah P. dari kelas XII TKJ 4.

Tidak ada proses yang berjalan singkat, Untuk mendapatkan hasil tersebut, ada beberapa perjuangan tahapan yang harus mereka jalani. Yaitu:

 

Langkah dan prosedur pelatihan cyber security dari pelatihan hingga exam :

  1. Peserta mendaftar dan melengkapi syarat registrasi
  2. Infradigital Foundation melaksanakan tes seleksi awal untuk memilih peserta yang memiliki pengetahuan awal mencukupi dan berkomitmen (pretest)
  3. Peserta yang lolos pretes mendapatkan akun aplikasi e-learning untuk materi CompTIA Network+ dari Infradigital Foundation
  4. Peserta mengikuti pelatihan CompTIA Network+ melalui aplikasi e-learning selama 4 minggu dan mengikuti pendampingan bersama mentor setiap akhir pekan (sabtu-minggu) untuk penjelasan materi CompTIA Network+ dan forum diskusi
  5. Infradigital Foundation melaksanakan exam tahap 1 untuk menseleksi peserta yang telah menyelesaikan seluruh materi CompTIA Network+ dan mendapatkan nilai minimal (passing grade) untuk masuk tahap 2
  6. Peserta yang melampaui passing grade dan lulus tahap 1 mendapatkan akun e-learning untuk materi tahap 2 yaitu CompTIA Linux+
  7. Peserta mengikuti pelatihan CompTIA Linux+ melalui aplikasi e-learning selama 4 minggu dan mengikuti pendampingan bersama mentor setiap akhir pekan (sabtu-minggu) untuk penjelasan materi CompTIA Linux+ dan forum diskusi
  8. Infradigital Foundation melaksanakan exam tahap 2 untuk menseleksi peserta yang telah menyelesaikan seluruh materi CompTIA Linux+ dan mendapatkan nilai minimal (passing grade) untuk masuk tahap 3
  9. Peserta yang melampaui passing grade dan lulus tahap 2 dipersilahkan memilih untuk mengikuti final exam dari CompTIA untuk materi CompTIA Network+ atau CompTIA Linux+
  10. Infradigital Foundation mendaftarkan peserta untuk final exam melalui personVue sesuai pilihan peserta. Kemudian voucher yang telah rilis, diumumkan kepada peserta final exam
  11. Infradigital Foundation melaksanakan pendampingan persiapan final exam diantaranya :
    1. Pendampingan bahasa Inggris terapan
    2. Pembahasan soal-soal final exam
    3. Sharing experience dari para peserta periode sebelumnya
    4. Penjelasan best practice materi Network+ dan Linux+ pada bidang cybersecurity
    5. Penguatan dan motivasi melalui mentoring personal
  12. Infradigital Foundation mengatur jadwa final exam peserta melalui PersonVUE local test center dan mendata peserta yang berhasil mendapatkan sertifikasi internasional dari CompTIA
  13. Sertifikat dan hasil final exam langsung diterima peserta pelatihan cybersecurity
  14. Infradigital Foundation memgadakan publikasi dan selebrasi melalui webinar sharing experience untuk para peserta yang berhasil mendapatkan sertifikasi cybersecurity

Dan pada akhirnya para peserta mendapatkan sertifikat yang diakui secara internasional. Selamat untuk para peserta, semoga ilmu yang didapat menambah skill / kemampuan dan sertifikat yang didapat menjadi nilai tambah pada diri anda.

Facebook Comments